Berburu Langit

Postingan ini terinspirasi, atau lebih tepatnya nyontek punya Sam di Heningkara, tentang sisa-sisa perjalanan ke Kerinci yang dilakoninya Agustus 2014 kemarin. Selesai baca postingan itu, jadi ingat juga kalo beberapa waktu yang lalu saya pernah mendokumentasikan beberapa pemandangan langit dalam perjalanan dari Lombok ke Surabaya, tanggal 10 Oktober 2014.

Ini pertama kalinya saya melakukan online check in. Sengaja, karena jika meniatkan untuk berburu pemandangan langit maka saya juga harus memastikan kursi tempat saya duduk letaknya dekat dengan jendela. Nah, ternyata saat melakukan online check in itu, tempat duduk yang bisa di booking terlebih dahulu hanya tempat duduk dari tengah ke belakang. Padahal maunya kan bisa agak depan gitu yah... Hemmm. Jadilah, sekalian cari yang dekat dengan sayap, supaya ada sponsornya gitu ntar pas foto-foto. Oke, seat 27A.

Kebiasaan saya, kalau naik pesawat boeing atau airbus di bandara yang ada garbarata (aerobridge) nya, sekalipun duduk di kursi paling buncit saya akan sedikit memaksakan untuk bisa masuk pesawat melalui garbarata. Ogaah kalo harus naik turun tangga lagi, ngantrinya juga gak kalah panjang dengan kalau lewat garbarata.

Jadilah, supaya tidak mengacaukan antrian di dalam pesawat, saya biasanya memilih untuk masuk pesawat belakangan, hanya agar bisa lewat garbarata :D

Namun ternyata, hal itu juga bisa jadi memiliki efek samping tersendiri: kursi saya sudah ditempati penumpang lain terlebih dahulu. Harusnya kan enggak yaa, tapi percayalah kawan, masih ada penumpang pesawat yang tidak mempedulikan huruf A B C dan seterusnya dalam boarding pass-nya, yang penting angkanya sama. Atau yang lebih sederhana, siapa yang sampai duluan, dialah yang duduk dekat jendela. Menyebalkan ya?

Dan itulah yang sempat terjadi kemarin.

Saat saya ditanya oleh pramugarinya, saya menyampaikan kalau duduk di seat 27 A. Nah, karena kursi tersebut sudah ditempati oleh orang lain, saya ditawari untuk duduk di deretan 27 tapi dekat lorong. Enggak mau donk yaa, secara sudah bela-belain booking online supaya dekat jendela. Dengan kekeuhnya, saya tetap bilang kalau ingin duduk dekat jendela. Akhirnya, setelah dibujuk oleh pramugari, penumpang tersebut mau juga beranjak. Walaupun saat melewati saya, sempat terdengar gerutuan kecil dari penumpang tersebut,

"Kan sama aja mbak duduk dekat jendela atau enggak"
Dalam hati cuma bisa jawab,
"Yeee,.. Apanya yang sama? Beda banget lah. Lagian saya milih dan kekeuh duduk dekat jendela juga ada alasannya kali..."

Beruntungnya setelah sedikit 'keributan kecil' itu, saya bisa duduk di kursi yang sesuai dengan keinginan saya. Sipp,.. Saatnya menjepret! :D

Baru jepretan pertama tapi sponsornya udah ada :D
See you next 4 days, Lombok :)
Kalo tinggal di kawasan Nusa Tenggara, harusnya sudah akrab dengan pesawat ATR macam ini :D
Pas mau masuk landasan pesawat sempat berhenti sebentar. Pilotnya juga ngasi tau, kalau kita harus menunggu giliran untuk tinggal landas sekitar 3 menit. Biasanya ga ada lo pemberitahuan macam ini :D

Oia, semenjak penerbangan waktu itu, saya juga baru tau kalau sekarang di Lion Air ada pemberitahuan khusus. Semacam ucapan terimakasih untuk penumpang karena atas kerja samanya, pesawat bisa berangkat on time. Sukak deh dengernya :)


Ada beberapa pertimbangan juga mengapa saya lebih memilih untuk duduk di dekat jendela sebelah kiri. Dulu, pernah juga melakoni perjalanan serupa, dan ternyata pemandangan yang disajikan cukup beranekaragam. Mulai dari saat tinggal landas, jika masih cukup pagi serta cuaca cerah maka saya akan berkesempatan untuk menyapa puncak Rinjani dari jauh. Kemudian, sesaat setelah tinggal landas, maka pesawat akan berputar 180 derajat ke arah barat, dan tersaji juga pantai Kuta di sebelah selatan Lombok. Persis seperti foto diatas :)


Umumnya, begitu masuk ke pulau Jawa, maka pesawat akan berada di sisi utaranya. Sehingga yang terlihat adalah laut Jawa, serta pulau Madura dan pulau kecil lainnya yang terletak di utara Pulau Jawa. Salah satunya pulau Ini. Saya tidak tau persis nama pulaunya apa. Tapi kalau dilihat dari lokasinya, sepertinya pulau Sepanjang. Entahlah, ini hanya perkiraan saya saja.


Kalau naik pesawat dan melintasi pulau Jawa, salah satu hal yang juga cukup menarik perhatian adalah akan ditemukan baaanyak sekali perbukitan dan pegunungan. Namun sayangnya, pengetahuan geografi saya tidak sebagus itu untuk mengenali semua gunung dan bukit. Seperti gambar diatas ini. Saya ragu ini perbikitan apa. Kalau menebak-nebak, berdasarkan luas pegunungannya, sepertinya si Argopuro ya, yang terletak di 3 kabupaten, yakni Jember, Situbondo, dan Banyuwangi. Semoga gak salaaahhh.. Hahahha.


Nah, kalau yang dua ini insyaAllah gak salah. Sebelah kanan yang kecil itu gunung Penanggungan, gunung Favorit. Sedangkan yang kiri adalah gunung Arjuno-Welirang. Untuk teman-teman yang gemar mendaki gunung dan tinggalnya di sekitar Surabaya dan Malang, tentunya tidak akan asing ya dengan ketiga gunung ini.

Sebenarnya gunug Semeru serta TNBTS juga sempat terlihat, namun tidak terlalu jelas dan posisinya yang jauh, jadi tidak bisa tertangkap oleh kamera.


Petak-petaknya sudah mulai jelas. Sudah memasuki kawasan Surabaya nih, dan sudah bersiap untuk mendarat.

Alhamdulillah, penerbangan pagi menjelang siang saat itu lancar, tanpa kendala yang berarti. Persiapan duduk dekat jendela serta bawa kamera juga boleh dibilang tidak sia-sia. Semoga akan jadi kenangan tersendiri, suatu saat nanti, jika rute Lombok-Surabaya tidak lagi menjadi rute favorit untuk pulang ke rumah :)

*note: semua foto disini saya edit menggunakan picasa, pake auto contras aja. Foto yang asli tidak secerah dan setajam ini ya. Dan, belakangan memang saya lebih suka menangkap momen saja, dengan menggunakan mode auto tanpa flash di kamera. Kalo pake manual, keburu lewat donk momennya. Manual hanya untuk foto landscape-secara-sengaja yang memang sudah disiapkan dengan baik, serta alokasi waktu yang cukup banyak. Sip deh.

Oia, satu lagi. Kayaknya judul 'berburu langit' kurang tepat ya. Karena nyatanya lebih banyak foto sayap pesawat dengan sponsor logonya itu. Hahahha... Tapi yasudahlah. Biar saja. Yang penting biru-nya langit kan masih mendominasi sebagian besar hasil jepretan. Hihi :D

Tetap jalan-jalan yah, temans :)

Comments

  1. Beuhhh... Benar-benar ikutan pamerr :))... Kirain bercanda doankk...:d

    Foto-fotonya kereenn... :bd

    Pulau Sepanjang kayaknya ga seperti itu bentuknyaa... Sebelah utaranya hutan bakau semua, gak ada garis pantainya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... iyak. Tapi nulis postingan ini ternyata butuh waktu seminggu lebihhh. Sambilan meeting :D
      Iya yak?? kirain karena bentuknya memanjang jadi namanya pulau sepanjang. Ngasal banget yak :))

      Delete
  2. keren banget yak,,aku pengen juga,,,indah sekali pemandangan dari atas... :)

    ReplyDelete
  3. Foto-fotonya kece badai, Maeeee.. Sumpah! Aku siriiiiik! :'(

    Btw.. Aku jugak seneng duduk di deket jendela. Kalok aku di posisi kamu saat itu, dinyinyirin maksudnya, aku bakalan melet deh. Wahahah.. :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... Ayoookk ke Lombok Beeebbb :D

      Delete
    2. Akhir taun depan keknya Mae, soalnya selama 2014 ini entah uda ke mana aja uangnya aku abisin.. Ihik.

      Delete
    3. Akhir tahun depan? Ini udah akhir tahun, berarti masih setahun lagi donk. Masi lamaaaa.. Hehehe

      Delete
    4. Iya setaun lagi. Wkwkwk.. :D Maklum masih ngumpulin recehan sisa duit jajan :P

      Delete
  4. fotonya cakep2, mae. apalagi detail rumah2nya keliatan gitu. sama pegunungannya juga. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiii Ilaaa,.. Aku juga gak nyangka bisa sedetail itu jadinya. Hehe

      Delete
  5. aku gak pernah kebagian duduk dekat jendela, sellau jadi rebutan anak-anak kalau duduk dekat jendela di pesawat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah,. kalo sama anak-anak emang wajar mereka pengennya dekat jendela mbak :)

      Delete
  6. weits.. motret di atas pesawat, hasilnya bisa seperti itu yah....luar biasa mae...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh,. ada daeng Arman. Halooo,,. lama tak jumpa. :D
      Iya yak? Bisa gitu.. Aku juga gatau kalo hasilnya bisa kayak gitu :))

      Delete
  7. Dan saya ngiri!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    aaaaaa itu bagus banget.
    Pengen ke Lombok lagi :D

    BTW, lama nggak kesini inih :D
    kalo boleh ngasih saran, coba foto bintang.
    Yang ditaburi milky ways, pasti keren deh.

    ReplyDelete
  8. kk boleh tau pake kamera apa kalau jepret2 ? yang pasti bukan henpon ya :( bagusbagus soalnya ..haha

    ReplyDelete
  9. senangnya sering kelayapan Gratis pk pesawat :) ke Lokasi yg ajib pula :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Speak Up...!!! :D

Popular Posts